Laki Laki Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa Dirumahnya, Polsek Ringinrejo Datang Dan Amankan TKP
Warga Dusun Sumberingin Desa Srikaton Kecamatan Ringinrejo mendadak gempar. Setelah Afandi, (71), ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dalam kamar rumahnya.
Kejadian tersebut diketahui Sabtu (04/01/2020), sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Poniran, (55), yang ketika itu tengah melintas dirumah Korban. “Saksi mencium bau busuk disekitar lokasi / rumahnya,” terang Bripka Edi Suselo selaku Kasi Humas Polsek Ringinrejo.
Pada saat itu Saksi Poniran mencoba membuka pintu rumah Korban tetapi terkunci dari dalam, setelah pintu diketuk berulang ulang namun tidak ada jawaban akhirnya pintu dibuka paksa.
Alangkah kagetnya Poniran melihat sosok manusia yang tengah dalam keadaan membusuk. Tengah terlentang di lantai kamar. Melihat kejadian tersebut, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Ringinrejo.
“Kami mendapatkan laporan pukul 20.00 WIB, dari Pak Kades,” tutur Bripka Edi Suselo.
Mendapatkan laporan tersebut, Polsek Ringinrejo bersama team Identifikasi Polres Kediri dan Team Medis Puskesmas Sambi langsung melakukan pemeriksaan.
Dari Hasil pemeriksaan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ketika ditemukan, mayat sudah dalam keadaan membusuk. Selain itu kondisi tubuh sudah dalam keadaan membengkak dan kebiruan. Diperkirakan, mayat telah lebih dari dua hari. Jika dilihat dari proses pembusukan. Kakek sebatang kara tersebut, diduga meninggal karena faktor usia dan penyakit darah tinggi yang dideritanya.
"Korban selama ini hidup sendirian dirumahnya, karena istrinya sudah meninggal dunia dan anak anaknya sudah berumah tangga dan tidak tinggal serumah dengan korban,” imbuh Kasi Humas.
Berdasarkan keterangan yang didapat dari anaknya, Korban memang memiliki riwayat sakit darah tinggi atau hpertensi dan asam urat. “Bapak sejak ditinggal mati ibu saya, hanya tinggal sendiri,” terang Ernawati anak perempuan korban.
Karena melihat kondisi jenazah yang sudah dalam seperti itu, pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan langsung melaksanakan pemakaman. “Sudah direlakan, musibah mau diapakan lagi,” pungkas Ernawati.( Opr | Polres Kediri )
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



