• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Jual Olahan Ayam Tiren, Warga Blitar Ditangka..

Jual Olahan Ayam Tiren, Warga Blitar Ditangkap Polisi

DWI 10 January 2020 (09:36) Regional

img

Blitar - Aparat Polres Blitar Kota menggerebek pengolahan ayam bangkai mati kemarin (Tiren) di sebuah rumah warga Kelurahan /Kecamatan Sukorejo Kota Blitar.

Dalam penggerebekan polisi mengamankan Imam Waluyo (43) dan Antok Wasono (42) warga setempat sebagai pelaku pengolahan. "Setelah dilakukan penyelidikan kita langsung melakukan penggerebekan, "ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela kepada wartawan Jumat (10/1/2020).

Dari tangan kedua pelaku polisi menyita 28 ekor ayam tiren dengan 8 ekor diantaranya sudah dalam keadaan siap dimasak.
Sebelum dijual dalam bentuk ayam panggang utuh (ingkung), Imam dan Antok meramunya dengan bumbu dapur dan rempah. "Untuk menghilangkan bau busuk, ayam diolah dengan kunyit dan ketumbar instan, "terang Leonard.

Kepada petugas, Imam mengaku membeli ayam dari pengepul seharga Rp 5.000 per ekor. Setelah dibersihkan, ayam ia jual ke Antok dengan harga Rp 10.000–Rp 15.000 sesuai ukuran.

Sebelum dijual lagi ke pasar dengan harga Rp 20.000–Rp 25.000 per ekor, Antok mengolah dengan kunyit, ketumbar dan daun jeruk.

Selain warna daging ayam berubah kuning cerah, bau busuknya juga hilang. "Pengakuan pelaku ayam dijual di pasar wilayah Kesamben sampai Malang, "paparnya.

Menurut Leonard, dalam sehari pelaku rata rata menjual sebanyak 20–25 ekor ayam tiren olahan. Saat ini petugas masih memburu pengepul yang menjadi pemasok bisnis daging ayam tiren tersebut.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 204 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. "Keduanya melakukan tindak pidana yang membahayakan jiwa orang lain, "katanya.


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

147rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :