Kondisi Supir Membaik, Polres Blitar Akan Lakukan Gelar Perkara Kasus Laka Lantas Bis Fabian Anugrah
Blitar - Satlantas Polres Blitar masih melakukan penyelidikan mengenai kasus kecelakaan bus pariwisata yang mengakibatkan lima orang korban meninggal dunia. Petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap Miftahul Huda (42), sopir bus wisata Fabian Anurgah.
Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto mengungkapkan dalam waktu dekat ini Polres Blitar akan melakukan gelar perkara. Hal ini untuk memastikan apakah sopir bus tersebut lalai sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas tersebut. Hingga saat ini petugas kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
Mengenai lamanya proses hukum ini, AKBP Budi mengungkapkan terdapat beberapa kendala. Kendala yang utama adalah melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus tersebut. Karena kondisi supir yang mengalami luka dan harus di rawat di rumah sakit, petugas kepolisian belum melakukan pemeriksaan terhadap supir.
“Mengenai lamanya proses penyelidikan ini karena sopir dalam keadaan dirawat. Karena kondisi sudah membaik, kita akan lakukan pemeriksaan dan gelar perkara dalam kasus ini,” ujar AKBP Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Kamis (30/1).
AKBP Budi menambahkan ada beberapa unsur kelalaian yang bisa menjerat supir sebagai tersangka. Pertama adalah tidak ditemukannya bekas rem di sekitar lokasi kejadian. Selain itu petugas akan mendalami apakah supir tersebut memang memiliki kemampuan dalam mengendarai bus.
“Kita masih dalami apakah ini human eror sehingga mengakibatkan kecelakaan yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Kita masih melakukan pemeriksaan apakah supir tersebut memiliki kemampuan dalam mengendarai bus,” tegas AKBP Budi.
AKBP Budi menegaskan apabila dalam gelar perkara tersebut ditemukan unsur human eror, petugas Satlantas Polres Blitar akan menetapkan Miftahul Huda sebagai tersangka. Pelaku akan dijerat dengan pasal
Untuk diketahui sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan guru pengawas dan kepala sekolah taman kanak–kanak asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, terguling di jembatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (7/12). Kecelakaan mengakibatkan lima penumpang meninggal dunia. Sementara penumpang lainnya luka–luka.
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



