• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. 288 ASN dan Honorer se-Kecamatan Kota Kediri ..

288 ASN dan Honorer se-Kecamatan Kota Kediri Telah Divaksin Hari Ini

MK UMAM 25 February 2021 (03:28) Regional

img

Polresta Kediri - Vaksinasi tahap pertama yang dilakukan oleh Walikota Kediri, forkopimda, tenaga kesehatan dan tokoh agama telah sukses dan selesai dengan baik. Kali ini giliran pekerja publik, yang mendapatkan vaksinasi di tahap ke-2.

 

Pagi tadi, Kamis (25/2) di  Kecamatan di Kota Kediri secara serentak melakukan vaksinasi pada seluruh pegawai kecamatan dan kelurahan se-Wilayah Kecamatan Kota.

 

Kegiatan dipusatkan di Kantor Kelurahan Banjaran vaksin yg disediakan sebanyak 300 vial. , jumlah peserta vaksin 288 orang , jumlah peserta yg berhasil  divaksin 234  dan sisa vaksin 23 vial

 

Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 pagi, para peserta vaksinasi sudah terlihat mengantri di tempat yang disediakan. Kepala Seksi Survalen dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Kediri, Yuni Ulfiah menjelaskan bahwa sebelum menerima vaksinasi, para peserta harus melewati beberapa proses yang sama seperti pada tahap 1.

 

Yang pertama proses pendaftaran dan verifikasi data. Jika data sudah sesuai, para calon penerima vaksin akan melakukan pengecekan kesehatan dan mendapatakan 16 pertanyaan. "Tahap pengecekan atau screening merupakan penentu apakah dapat menerima vaksin atau tidak," jelas Yuni.

 

Yuni juga menjelaskan bahwa ada sedikit perubahan pada 16 indikator pertanyaan bagi para peserta vaksinasi. Yang pertama jika pada tahap 1 ibu menyusui tidak boleh menerima vaksin, pada tahap 2 ini boleh. Jika pada tahap 1 tekanan batas hipertensi yang diperboleh 140/90, pada tahap 2 batas hipertensi yang diperbolehkan 180/110. Jika pada tahap 1 Diabet hba1c  harus 111, sedangkan pada tahap 2 ini asalkan tidak ada gejala akut boleh mengikuti vaksinasi.

 

Setelah berhasil melalui proses ini, para penerima vaksin siap diinjeksikan vaksinasi. Dan dilanjutkan dengan observasi selama 30 menit dan pemberian sertifikat. Observasi ini bertujuan untuk memantau reaksi pasca vaksinasi.

 

Yuni menambahkan bahwa vaksinasi ini aman dan halal, jadi masyarakat tidak perlu takut. "Pada tahap 1 kemarin, saya juga menerima vaksinasi. Memang vaksinasi ini aman dan halal, serta tidak memiliki efek samping," terangnya.

 

Kegiatan juga mendapatkan pengamanan dari anggora Polresta Kediri. (res|aro)

 

 


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

47jt

Total Kunjungan

3rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :