288 ASN dan Honorer se-Kecamatan Kota Kediri Telah Divaksin Hari Ini
Polresta Kediri - Vaksinasi tahap pertama yang dilakukan oleh Walikota Kediri, forkopimda, tenaga kesehatan dan tokoh agama telah sukses dan selesai dengan baik. Kali ini giliran pekerja publik, yang mendapatkan vaksinasi di tahap ke-2.
Pagi tadi, Kamis (25/2) di Kecamatan di Kota Kediri secara serentak melakukan vaksinasi pada seluruh pegawai kecamatan dan kelurahan se-Wilayah Kecamatan Kota.
Kegiatan dipusatkan di Kantor Kelurahan Banjaran vaksin yg disediakan sebanyak 300 vial. , jumlah peserta vaksin 288 orang , jumlah peserta yg berhasil divaksin 234 dan sisa vaksin 23 vial
Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 pagi, para peserta vaksinasi sudah terlihat mengantri di tempat yang disediakan. Kepala Seksi Survalen dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Kediri, Yuni Ulfiah menjelaskan bahwa sebelum menerima vaksinasi, para peserta harus melewati beberapa proses yang sama seperti pada tahap 1.
Yang pertama proses pendaftaran dan verifikasi data. Jika data sudah sesuai, para calon penerima vaksin akan melakukan pengecekan kesehatan dan mendapatakan 16 pertanyaan. "Tahap pengecekan atau screening merupakan penentu apakah dapat menerima vaksin atau tidak," jelas Yuni.
Yuni juga menjelaskan bahwa ada sedikit perubahan pada 16 indikator pertanyaan bagi para peserta vaksinasi. Yang pertama jika pada tahap 1 ibu menyusui tidak boleh menerima vaksin, pada tahap 2 ini boleh. Jika pada tahap 1 tekanan batas hipertensi yang diperboleh 140/90, pada tahap 2 batas hipertensi yang diperbolehkan 180/110. Jika pada tahap 1 Diabet hba1c harus 111, sedangkan pada tahap 2 ini asalkan tidak ada gejala akut boleh mengikuti vaksinasi.
Setelah berhasil melalui proses ini, para penerima vaksin siap diinjeksikan vaksinasi. Dan dilanjutkan dengan observasi selama 30 menit dan pemberian sertifikat. Observasi ini bertujuan untuk memantau reaksi pasca vaksinasi.
Yuni menambahkan bahwa vaksinasi ini aman dan halal, jadi masyarakat tidak perlu takut. "Pada tahap 1 kemarin, saya juga menerima vaksinasi. Memang vaksinasi ini aman dan halal, serta tidak memiliki efek samping," terangnya.
Kegiatan juga mendapatkan pengamanan dari anggora Polresta Kediri. (res|aro)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



