• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Dihebohkan Telor Palsu di Kota Kediri, Setela..

Dihebohkan Telor Palsu di Kota Kediri, Setelah Diselediki Ternyata Salah Menyimpan

MK UMAM 18 May 2021 (06:59) Regional

img

 Polres Kediri Kota –- Seorang ibu rumah tangga di Kota Kediri - mengunggah video temuan telur ayam diduga palsu yang membuat heboh. Telur yang dibeli dari pedagang kaki lima itu membeku saat berada di lemari pendingin        selain itu     putih dan kuning telur juga terlihat berbeda dengan telur ayam pada umumnya . Akhirnya Sat Reskrim Polres Kediri Kota angkat bicara dalam kasus tersebut, Selasa (18/5).

 

"Kami tegaskan di sini, bahwa dugaan telur palsu yang viral belakangan ini di media sosial adalah tidak benar. Telur itu asli dari induk ayam, bukan buatan tangan dari manusia," kata Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, Iptu Girindra Wardhana, saat menggelar jumpa pers, di Mako Polres Kediri Kota, Selasa.(18/5).

 

Ditambahkan Girindra, dari bukti telur yang sudah diamankan dan diuji di laboratorium, serta bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri,  terbukti telur yang dibeli konsumen di daerah Doko, Kabupaten Kediri itu, memang telur asli, dan layak konsumsi.

 

"Kami sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada penjual telurnya . Si penjual ini, mengaku mendapatkan stok telur dari ayahnya yang notabene peternak ayam konsumsi di Blitar, bukan peternak ayam tetasan," tambah Girindra.

 

Dari proses pengambilan telur di Blitar dan dijual oleh pedagang tersebut, rentang waktunya tidak lama. Tapi, dari sisi konsumen, diketahui menyimpan telur tersebut di dalam lemari es sekitar beberapa hari dan baru akan dikonsumsi pada hari Minggu (16/5).

 

"Jadi tahap pemeriksaan kepada penjual telur ini belum masuk tahap sidik, melainkan lidik. Untuk itu, dari semua bukti dan keterangan yang ada, dalam kasus dugaan telur palsu ini diputuskan bahwa tidak ada pihak yang ditetapkan status tersangka," tandasnya.

 

Dalam kasus yang sempat viral tersebut, fokus petugas Sat Reskrim Polres Kediri Kota adalah menyelidiki  metode penyimpanan telur yang diletakkan di dalam lemari pendingin. Yakni telur  berubah bentuk menjadi gel dan bertekstur keras. "Kondisi ini ada kesalahan pada penyimpanan yang diletakkan di lemari es, dan suhunya ini yang kurang stabil, sehingga berpengaruh pada isi dan tekstur telur tersebut," ungkapnya.

 

Lebih lanjut, dalam kasus dugaan telur palsu ini, Sat Reskrim Polres Kediri Kota hanya meminta pihak pengunggah video untuk melakukan klarifikasi . Yakni  mengunggah video yang intinya, si pengunggah meminta maaf atas konten kejadian yang telah mereka upload di medsos.

 

 

Perlu diketahui, beberapa waktu terakhir Warga Kota Kediridiresahkan dengan adanya unggahan video via WhatsApp, milik Linda Agustini, seorang ibu, warga RT 3 RW 9     Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri yang menemukan telur ayam diduga palsu, pada Minggu (16/5).

 

Dalam video ini, terlihat bahwa telur dalam kondisi pecah, dan isinya terlihat kental mirip gel. Tak hanya itu, setelah membuka telur lainnya tampak bertekstur keras, dan bagian telur ini dapat diiris menggunakan sebilah pisau.

 

Kajian    dokter Pujiono     Kasi Kesehatan Hewan dan kesehatan masyarakat     dinas ketahanan pangan dan pertanian Kota Kediri memastikan telur tersebut asli . Kondisi berbeda itu     disebabkan faktor penyimpanan yang terlalu lama     sehingga menyebabkan telur tidak layak dikonsumsi       Lebih lanjut     dokter Pujiono memberikan saran agar masyarakat membeli telur ayam yang fresh    dan tidak menyimpannya lebih dari seminggu.       

 

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri, Tanto Wijohari, menyampaikan, bahwa dari hasil kunjungan Disperdagin, DKPP, Dinkes dan UPT Perlindungan Konsumen Kota Kediri, diketahui Linda melaporkan temuan telur itu kepada Kepala Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri dan disarankan untuk melapor ke pihak kepolisian.

 

"Kemudian dari Polres dan UPT Perlindungan Konsumen menindaklanjuti pada tanggal 16 Mei 2021 pukul 19.00 WIB. Telur yang diduga palsu diambil untuk di uji lab-kan guna mengetahui kandungan telur ini. Pada tanggal 17 Mei 2021, pukul 12.00 WIB dari Satreskrim Polres mengirim telur ke Dinkes Kota Kediri, untuk ditindaklanjuti di Lab-kan ke Loka POM Jatim wilayah Kota Kediri. Lalu, selanjutnya kita menunggu Hasil Uji Lab dari Loka POM Jatim," jelasnya. (res|aro)

 


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

33rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :