• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Masuki Level 1, Pemkot kediri Imbau Masyaraka..

Masuki Level 1, Pemkot kediri Imbau Masyarakat Tak Lengah dengan Covid-19

MK UMAM 19 April 2022 (11:40) Regional

img

 Polreskedirikota.com - Kota Kediri sudah masuk level 1 mulai 19 April hingga 9 Mei 2022 berdasarkan Inmendagri nomor 22 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) Level 3, Level 2 dan Level 1 Corona Virus Desease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. 

 

Hal ini berdasarkan sejumlah indikator yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Capaian indikator tersebut diantaranya, kasus konfirmasi, tingkat hunian rumah sakit, angka kematian, angka testing dan tracing. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan dr Fauzan Adima  saat ditemui di ruang kerjanya Selasa, (19/4).

 

”Sejak bulan lalu indikator kita sudah memenuhi level 1, namun masih ada satu indikator yang masih di level 2 yakni tracing. Kendalanya memang kasus yang terlaporkan di Kota Kediri rata-rata ada yang dirawat di luar kota sehingga kita kesulitan untuk tracing. Tapi alhamdulillah minggu kemarin tracing kita sudah memadahi,” ujarnya.

 

Fauzan menambahkan, dengan pemberlakuan PPKM level 1 tersebut, tentunya kebijakan yang dikeluarkan tetap berdasarkan instruksi Inmendagri. “Kita sesuaikan dengan Inmendagri, sebenarnya kita kemarin sudah ada  beberapa kelonggaran kebijakan yang sesuai dengan level 1 dan 2 mulai kapasitas 100 persen untuk pembelajaran offline,” ungkapnya.

 

Ditanya lebih lanjut terkait kebijakan menjelang hari raya idul fitri, Fauzan mengatakan akan mengacu pada keputusan Satgas pusat. Berdasarkan Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nomor 16 tahun 2022 tertanggal 19 April 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri, diantaranya, anak usia 6-17 tahun yang telah menjalani vaksinasi dosis ke dua tidak perlu menunjukkan negatif test rapid antigen. Tetapi cukup dengan menunjukkan sertifikasi vaksin dosis ke dua saja.

 

Selanjutnya, menurut Fauzan, Pemerintah Kota Kediri juga akan menyiapkan dua posko untuk vaksinasi di pintu masuk Kota Kediri. Namun hal ini masih perlu koordinasi lebih lanjut dengan puskesmas dan kepolisian. Kebijakan selanjutnya, mengaktifkan kembali posko-posko di RT/RW sehingga ada pemberdayaan dari masyarakat untuk saling mengingatkan untuk patuh protokol kesehatan. 

 

“Yang masuk ke Kota Kediri memang pemudik yang sudah melakukan booster, atau minimal sudah dosis dua. Kalau nanti ada yang belum booster, rencananya kami sediakan dua pos di pintu masuk Kota Kediri untuk posko vaksinasi, bukan untuk warga yang ber-KTP Kota Kediri saja namun dibuka untuk umum. Untuk teknisnya kita masih akan koordinasi dengan puskesmas, Polres nanti kita akan pertimbangkan apakah mulai H-7 atau H-5 belum kita putuskan,” jelasnya.

 

Meskipun saat ini kasus Covid-19 di Kota Kediri sudah melandai, Fauzan menghimbau kepada masyarakat agar tidak lengah, tetap waspada dan patuhi protokol kesehatan. Sekaligus ia mengingatkan masyarakat bagi yang belum vaksinasi, untuk segera vaksinasi ataupun booster. “Yang belum booster bisa segera, karena kita sudah siapkan sentra-sentra vaksinasi sudah cukup banyak baik di rumah sakit, puskesmas ataupun di tempat-tempat umum. Semoga lebaran ini jadi lebaran yang asik, penuh hikmah dan tetap sehat,” harapnya. (res|an).


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

113rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :