• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Jadi Guru Ngaji, Cara Pak Bhabin Polres Kedir..

Jadi Guru Ngaji, Cara Pak Bhabin Polres Kediri Kota Bangun Moral Generasi Bangsa Sejak Dini

MK UMAM 30 September 2023 (12:59) Regional

img

KEDIRI KOTA - Menjaga keamanan dan melindungi masyarakat memang sudah hal yang wajar dilakukan kepolisian. Namun, ada hal berbeda dan jarang ditemui yang dilakukan oleh Aiptu Syaiful Annam. 

Anggota Polisi dari Polres Kediri Kota yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas ini menjadi guru mengaji di desa binaannya yakni Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Menjadi guru ngaji memang sudah dilakukan oleh Polisi berpangkat Aiptu itu sejak tahun 2020 lalu di Masjid Masjid An-Nur Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto.

Awalnya, dia hanya sekedar berkunjung ke masjid di desa binaannya tersebut sekaligus menjalankan tugas dinasnya untuk safari Ramadhan.

“Di masjid sana saya juga melihat aktifitas warga ketika bulan ramadhan,” kata Aiptu Saiful saat ditemuai awak media, Sabtu (30/9).

Aiptu Saiful Anam menjelaskan setelah menjalankan tugas kepolisian sebagai Anggota Bhabinkamtibmas, berkeliling ke masjid ataupun musala sekaligus mengikuti kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Alqur'an (TPA) .

Saat itu, ia mendapatkan tawaran dari seseorang pengurus masjid apabila memiliki waktu longgar, maka bisa mendampingi anak-anak dalam mengaji.

“Saya terima tawaran itu dan mengajar anak-anak mengaji saya lakukan asalkan tidak berbenturan dengan tugas dinas,” ucapnya.

Lamanya menjalankan tugas menjadi Bhabinkamtibmas di Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto itu membuat namanya tidak asing bagi warga setempat.

Dia pun mengajar anak-anak mengaji yang mayoritas usianya masih TK ataupun Sekolah Dasar (SD).

Di sisi lain, ada kendala waktu ketika pelajaran karena anak-anak kadang capek, mengantuk, tapi ia selalu berikan cerita tentang Nabi yang membuat mereka tertarik.

“Kalau mengajarnya sekalian ketika dinas di desa binaan ya mulainya pada pukul 09.00 WIB,” beber polisi asal Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren ini.

Di sisi lain, Syaiful memilih ketika mengajar anak-anak mengaji dengan memakai seragam dinas kepolisian dan kopyah ketimbang busana muslim, koko, ataupun sarung.

Hal tersebut dia lakukan sebagai cara untuk pendekatan kepada mereka agar tidak takut karena polisi memang harus melindungi, melayani, dan mengayomi warganya.

“Alhamdulillah respon anak-anak sangat senang sekali ketika saya mengajar pakai seragam dinas,” tambahnya.

Anak kedua dari dua bersaudara ini mengaku, ketertarikan menjadi guru mengaji memang menjadi impiannya sejak kecil.

Terlebih sejak kecil hingga dewasa sering mengikuti kegiatan agama seperti pengajian, mengaji, mencari ilmu, maupun lainnya di masjid dekat rumahnya.

Tak hanya itu, ia juga mendapatkan ilmu-ilmu agama islam dari membaca buku diluar pelajaran sekolah maupun dari kiai.

"Bagi saya bisa menjadi guru ngaji sangat bangga sekali karena bisa memberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat sekali,” tutur Syaiful.

Dalam mengajar ngaji tidak dilakukan setiap hari, melainkan satu minggu tiga hingga empat kali pertemuan.

Dia harus membagi waktu dinas pekerjaannya, mengajar anak-anak ngaji, hingga bertemu keluarga. 

Selain itu, ia juga sering berkomunikasi dengan pengurus masjid maupun guru ngaji di sana apabila tidak mengajar.

“Kalau saya tidak ada benturan tugas dengan dinas pasti saya sempatkan kesana ke sana (Tempat Pembacaan Qur’an),” ungkap Polisi berdinas di Polsek Mojoroto ini.

Bapak dua anak ini menyampaikan bahwa tidak pernah menerima gaji ataupun bayaran dalam mengajar ngaji ataupun memberikan ilmu tentang agama Islam kepada anak-anak. 

Pasalnya, Aiptu Syaiful memilih hanya menjadi seorang relawan yang dapat membantu seperti halnya mengajar ngaji di desa binaannya.

Bahkan, ia juga menginginkan apa yang disampaikannya ketika mengajar bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak untuk ke depannya.

“Harapannya kepada anak-anak harus tetap semangat untuk belajar dalam mencari ilmu dan menjadi generasi penerus bangsa yang dapat membanggakan orang tua, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Kediri Kota AKBP Tedy Chandra S.I.K.,M.Si  memvetikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh  Aiptu Syaiful Annam  dan berharap agar kegiatan seperti ini dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

“Terima kasih atas inisiatif dan inovasinya, terus pertahankan dan tingkatan untuk berbuat hal hal baik seperti ini, mudah mudahan apa yang dilakukan Aiptu Syaiful Annam dapat di tiru Anggota yang lain” ujarnya. (**)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

109rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :