200 Personil Polri Test Urine, Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba Dimulai dari Diri Sendiri
Banyuwangi : Sebanyak 200 orang anggota kepolisian dan PNS Polres Banyuwangi diperiksa secara mendadak usai melaksanakan apel pagi, Senin (5/2). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi maraknya peredaraan Narkoba yang melibatkan semua unsur, tak terkecuali Polri.
“Hal ini merupakan upaya penegakan disiplin terhadap anggota, ini dilakukan secara mendadak agar anggota tidak ada yang mengetahuinya jika akan kita lakukan test urin,” ujar Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Donny Adityawarman., S.I.K., M.Si Kapolres Banyuwangi.
Dikatakannya, seluruh anggota Polres Banyuwangi tidak tahu menahu jika akan dilaksanakan tes urin. Dan untuk transparansi, tes urin sendiri dilakukan kepada anggota Polri dan PNS Polres Banyuwangi.
Dilaksanakannya tes urin ini dengan tujuan menciptakan lingkungan Polres Banyuwangi bersih dan terbebas dari Narkoba. Ini juga merupakan kegiatan rutin, namun sengaja dilakukan secara mendadak, karena tidak mau kecolongan, yakni ada personil yang menghilang saat mengetahui kalau digelar tes urin guna deteksi pengguna Narkoba.
“Sengaja dilaksanakan mendadak, sehingga tidak ada anggota Polres Banyuwangi yang tiba-tiba menghilang saat akan dilakukan tes urin,” lanjut AKBP Donny.
Testerkit telah dipersiapkan sebelumnya oleh Kasatnarkoba dan Paurkes menyiapkan tenaga paramedis guna melakukan tes urine deteksi Narkoba tersebut.
“Kami akan menindak tegas bila ditemukan indikasi mengarah ke hal tersebut. Dan kegiatan semacam ini akan kami laksanakan rutin, karena anggota Polri sudah menandatangani peryataan dan fakta integritas untuk tidak mengkonsumsi dan terlibat dalam masalah Narkoba,” tegas Kapolres Banyuwangi.
Diharapkan, dengan digelarnya tes urin bagi para personil Polri dan PNS Polri lebih berhati-hati dalam bergaul. Jangan sampai terpengaruh apalagi mengkonsumsi Narkoba, karena sanksi berat yang akan dikenakan kepada mereka. Dinas tidak akan mentolerir, setiap anggota yang terlibat akan diberhentikan secara tidak hormat atau pecat.
“Dari hasil pelaksanaan tes urin, tidak ditemukan anggota yang memakai Narkoba. Akan tetapi kami akan terus melakukan pengawasan ketat agar peredaran Narkoba tidak ada dan terjadi di tubuh polisi,” tandas AKP Muh. Indra Nadjib., S.I.K Kasatresnarkoba Polres Banyuwangi.
Hal senada juga disampaikan Kasipropam Polres Banyuwangi Ipda Sukirman., S.H., bahwa dari 200 personil yang dites urin, semuanya negatif dan tidak ditemukan anggota yang mengkonsumsi Narkoba.
“Kami merahasiakan pelaksanaan test urine ini kepada anggota, hal ini kita lakukan secara mendadak dan semua yang diperiksa menunjukkan hasil yang negatif,” tutup Kasipropam.(Setyo B.0502 / Humas Res BWI)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



