• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Pecahkan Masalah Warga Setonopande Terkait De..

Pecahkan Masalah Warga Setonopande Terkait Depot Pertamina

27 February 2018 (06:55) Regional

img

Polresta Kediri - Warga Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota Kediri mengadu ke kantor kelurahan setempat. Mereka mengeluhkan suara bising dan bau menyengat yang diduga berasal dari Depot Pertamina di Jalan Sultan Agung, No 52 Kota Kediri.

 

Sejumlah perwakilan warga mengadakan diskusi dengan pemerintah kelurahan mengenai persoalan tersebut. Mereka terdiri dari, Ketua RW 3 Latmiaji, Ketua RT 4 Suwanto, Ketua RT 5 Suko, Ketua RT 6 Supriyanto, Ketua RT 7 Sunaryo, Ketua LPMK Drs. Sigit, dan warga RT 4 Susanto bersama Kepala Kelurahan setempat Nur Huda.

 

Dalam pertemuan ini, warga menyampaikan keluhan tentang suara bising saat bongkar muat tabung gas elpiji dan bau menyengat yang diduga diakibatkan oleh pengeprasan tabung elpiji yang sudah rusak, atau afkir dari PT Pertamina.

 

Kepala Kelurahan Setonopande, Nur Huda mengaku, telah menampung aspirasi masyarakat dan langsung menindaklanjuti dengan menghubungi pihak Depot Pertamina Kediri. Tetapi, karena pimpinan Depot Pertamina sedang berada di Surabaya, maka komunikasi hanya dilakukan melalui sambungan telepon seluler.

 

“Kemarin itu, saya sudah kontak dengan kepala Depo Pertamina, pak Hari. Itu sebenarnya untuk gas memang di Pertamina sini sudah kosong. Tabung gas yang kosong, itu hanya penampungan sementara, istilahnya perawatan dan pemusnahan untuk didaur ulang. Selama ini kalau bau, pasti ada, karena tabung gas kosong kalau kena panas itu pasti memuai, istilahnya sisa gas sedikit di dalam tabung memuai,” jelas Nur Huda.

 

Bau menyengat yang dikeluhkan warga ini, aku Nur Huda, terjadi, pada Rabu lalu. Tetapi, pada hari berikutnya, Kamis dan Jumat sudah normal kembali. “Warga mengaku, ada bau yang lebih menyengat. Biasanya memang bauk, tetapi, beberapa hari terakhir bau sekali. Tepatnya, pada hari Rabu minggu kemarin. Setelah itu, Kamis dan  Jumat sudah tidak terlalu lagi,” imbuhnya.

 

Berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak Depot Pertamina Kediri, Nur Huda menjelaskan, ada tehnik tertentu yang dijanjikan untuk meminimalisir keluarnya bau dari sisa gas di dalam tabung yang sudah rusak tersebut.

 

“Menurut Mas Heri, salah satunya pakai semprotan. Baunya biar tidak terlalu menyebar. Nantinya bukan bau gas itu, tetapi seperti parfum akan dilawan dengan semprotan itu. Tekniknya seperti apa, saya manut,” jelasnya.

 

Ditambahkan Nur Huda, adapun keluhan kedua mengenai suara bising, dipastikan bukan berasal dari pengepresan tabung rusak untuk didaur ulang, melainkan dari aktivitas bongkar muatan tabung gas elpiji. Tabung yang terbuat dari besi mengenai tabung lainnya menimbulkan suara. Begitu juga saat tabung diturunkan dan dibawa ke gudang. Dari truk masuk ke dalam gudang, melahirkan suara.

 

 

 

 

“Selama ini jam ramai kegiatan bongkar muatan ini pada jam tertentu. Insya Allah pada jam istirahat tidak ada (jam malam hari saat warga tidur). Itu dari awal sudah saya tekankan ke pertamina, kalau mau bongkar muat pagi saja agar tidak menanggu. Kalau kita menghilangkan suara, tentu tidak bisa, tetapi meminimalisir saja dengan cara mengatur waktunya bongkar muatanya,” jlentrehnya.

 

Kepala Kelurahan Setonopande memastikan, aspirasi dari warga akan tersampaikan ke Depot Pertamina Kediri untuk ditindak lanjuti. Sehingga, pihaknya menghimbau supaya masyarakat tidak perlu datang dengan cara menggeruduk ke Depot Pertamina Kediri, melainkan cukup dengan mempercayakan kepada perwakilan warga mulai Bhabinkamtibmas , Ketua LPMK, Ketua RW dan Ketua RT saja. (res|an)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

47jt

Total Kunjungan

27rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :