Kapolsek sawoo sambangi takmir Musholah
Kapolsek Sawoo Sambangi Forum Silaturahmi Takmir Dan Musholla
Ponorogo, Guna untuk mempererat tali silaturahmi dan menciptakan situasi kondisi yang kondusif, jajaran Polsek Sawoo melakukan tatap muka dengan Forum Silahturrohim Takmir Masjid/Mushola (FOSTMAS) di salah satu rumah milik warga Suwaji Desa Sawoo Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo, Senen (12/3) sekitar pukul 20.00 wib.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Sawoo AKP Edi Suyono, Ketua Fostmas Desa Sawoo Mariono, Tokoh masyarakat Desa Sawoo Suwaji dan Takmir Masjid dan Mushola se-Desa Sawoo sekitar 50 orang.
Ketua Forum Silaturahmi Takmir dan Musholla, Mariono mengatakan, pihaknya menggelar sejumlah kegiatan forum silaturahmi Takmir dan Musholla diikuti oleh seluruh organisasi masyarakat seperti Nadathul Ulama (NU), Muhammadiyah dan Lembaga Dawah Islam Indonesia (LDII) yang ada di Desa Sawoo.
"Untuk kegiatan tersebut diadakan setiap bulan sekali seperti pertemuan dan arisan. Selain itu, tujuan dari kegiatan dan pertemuan tersebut menyatukan ormas yang ada di Desa Sawoo, "kata Mariono.
Kapolsek Sawoo AKP Edi Suyono yang baru menjabat sebulan saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa dalam kegiatan sambang tersebut sebagai ajang mempererat tali silaturahmi juga untuk menciptakan situasi kondisi yang kondusif.
"Untuk itu, sangatlah penting persatuan dan kesatuan warga masyarakat dalam proses pembangunan, serta menjaga tetap tegaknya NKRI. Selain itu, menyikapi berkembangnya isu penyerangan terhadap pemuka agama agar dalam mengantisipasi isu yang berkembang tersebut disikapi dengan tenang dan tidak mudah teprovokasi dan bilamana ada org yg dicurigai agar disampaikan ke yang berwajib atau anggota Bhabinkamtibmas jangan main hakim sendiri, "ujarnya.
Edi Suyono menambah, pihaknya menghimbau dan minta warga masyarakat dan ulama untuk bekerja sama dan membantu polsek sawoo untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif. Tidak mudah mempercayai berita-berita di Media sosial yang bersifat provokatif dan mengadu domba, karena sekarang banyak berita bohong (HOAX) alangkah baiknya melakukan tabayun atas berita yang beredar.
"Apalagi dalam rangka Pilkada Gubernur agar menggunakan hak pilihnya dengan tetap menjaga persatuan meski beda pilihan, "imbuhnya.
Lebih lanjut mantan Wakapolsek Sumoroto, mengingatkan bahwa Masjid di larang untuk tempat berkampanye, sebab masjid merupakan tempat ibadah dan sarana menyatukan ummat.
"Dan dalam kesempatan ini, kami mengajak semua yang hadir untuk melawan dan memerangi HOAX serta mendukung Polri dalam menindak secara hukum para pelaku penyebar HOAX karena bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, "paparnya.
( hms sek sawoo ponorogo )
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



