Polisi Evakuasi Jaiman yang Masuk Jurang Setelah Motornya Masuk Jurang
Polresta Kediri – Akibat kekurang hati-hatian seorang pencari rumput di Kabupaten Kediri, Jawa Timur mengalami nasib tragis. Dia meninggal dunia setelah terperosok ke jurang sedalam 20 meter bersama sepeda motornya.
Pencari rumput malam itu atas nama Jaiman (48) warga Dusun Geneng RT 003 / RW 016, Tarokan. Jenazahnya ditemukan di Lereng Gunung Wilis, tepatnya di Petak 94H-5 KPS, Kawasan Pemangku Sungai (KPS) Kalipang, Dusun Geneng, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Sabtu (17/3) .
Korban pertama kali ditemukan oleh Samini (40) warga Dusun Geneng RT 02 / RW 016. Sekira pukul 10.00 WIB, saksi ke hutan melihat ada sesosok pria terkapar di jurang.
Samini kemudian memberitahu Tukiman (55) dan Aus (20) tetangganya. Mereka kemudian mendatangi korban. Ternyata, korban sudah meninggal dunia.
Sebuah sepeda motor Honda Legenda warna Hitam strip hijau tanpa plat nomor, dan seikat rumput berada tidak jauh dari jenazah. Diduga barang-barang ini milik korban, yang terlempat saat terperosok ke jurang.
Mereka berusaha mengevaluasi korban dengan membawa naik dari jurang ke jalan setapak dipuncak tebing.
Sadi Herwanto, Kepala Dusun Geneng yang mendapatkan laporan dari masyarakat, langsung menghubungi Unit Reskrim Polsek Tarokan. Akhirnya, anggota Polsek Tarokan dan Satuan Lalu Lintas Polresta Kediri bersama tim medis Puskesmas setempat datang ke lokasi kejadian.
Petugas melakukan olah TKP. Dengan dibantu warga setempat, petugas akhirnya berhasil mengangkat sepeda motor milik korban dari jurang berkedalaman 20 meter.
Sementara tim medis Puskesmas Tarokan memeriksa jenazah korban. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah lalu dibawa ke rumah duka, terpaut jarak sejauh 3,5 kilometer dari TKP dengan kondisi jalan setapak. Jenazah selanjutnya dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat.
Kapolsek Tarokan AKP Sukarman menerangkan, dugaan sementara korban mengalami kecelakaan tunggal sewaktu naik sepeda motor membawa rumput. Korban terjatuh ke jurang bersama sepeda motornya.
"Dengan kondisi jalan sempit - terjal dan licin, dan barang bawaan yang dibawa yakni rumput menyebabkan korban tidak bisa mengendalikan sepeda motor kemudian jatuh ke jurang sedalam 20 meter," kata AKP Sukarman. (res|an)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



