Polsek Grati Polresta Pasuruan Datangi TKP Penemuan Mayat Di Kebun Tebu
Bhayangkara news Polda Jatim-Polresta Pasuruan-Polsek Grati. Hari Minggu (01/04/2018) menjadi hari yang tak biasa bagi keluarga Sudjari lantaran hari itu Pak Sudjari yang sudah usia lanjut dan menderita sakit stroke serta hilang ingatan tersebut keluar rumah dan tidak kembali lagi ke dusun Sumber Desa Sumbersari kec. Grati kab. Pasuruan. Keluarga pun menjadi panik dan berusaha mencari kesamaan kemari tidak juga membuahkan hasil hingga salah satu keluarga melaporkan hal tersebut ke mapolsek grati untuk ditindak lanjuti bersama warga melakukan pencarian namun juga tidak membuahkan hasil.
Hingga pada hari Senin (02/04/2018) pagi Sudjari juga tak kunjung pulang, hingga seluruh keluarga Sudjari makin cemas. Pada sekitar pukul 13.00 wib keluarga Sudjari di kejutkan dengan kabar penemuan sesosok mayat yang tergeletak di kebun tebu yang terletak di dsn. Sumber desa sumber dawesari kec. Grati kab. Pasuruan setelah di lakukan pengecekan oleh pihak keluarga baru di pastikan bahwa sesosok mayat tersebut benar adalah Pak Sudjari yang diketahui selama satu hari kemarin tidak pulang. Atas penemuan mayat Pak Sudjari tersebut pihak keluarga lantas melaporkan kejadian tersebut ke polsek grati Polresta pasuruan. "Dari hasil pemeriksaan fisik luar terhadap mayat, kami tidak menemukan bekas luka akibat benda tajam maupun benda tumpul, tidak terdapat luka baik dari kepala maupun di sekujur tubuh nya dan tidak ada tanda tanda akibat kekerasan" ujar Kapolsek grati Polresta pasuruan.
AKP. H. SUYITNO, SH juga mengatakan bahwa pihak nya juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga perihal rencana tindakan outopsi yang akan dilakukan di rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk mengetahui lebih dalam penyebab pasti kematian Sdr. Sudjari namun permintaan Kapolsek grati Polresta pasuruan tersebut di tolak oleh keluarga dengan alasan pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan proses outopsi terhadap Almarhum Sudjari, pihak keluarga telah menerima musibah yang terjadi tersebut sebagai takdir dari ALLAH SWT atas kematian Alm. Sudjari tersebut keluarga juga tidak menuntut perkara atau secara hukum dan menyatakan murni karena musibah.
Selanjutnya untuk mempersingkat waktu pengurusan jenazah, keluarga segera mengurus jenazah almarhum Sudjari untuk segera dilakukan prosesi pemakaman di makam umum desa setempat. (MK/Gr)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



