PONOROGO. Akhiri hidup dengan cara gantung diri
PONOROGO – Ironis SN, 45th, warga Desa Pondok, Kecamatan Babadan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dibawah sebuah pohon lamtoro dibelakang rumah Rebo, warga desa setempat.
Saat petugas Polsek Babadan tiba dilokasi, korban masih tergantung dibawah pohon dan dalam keadaan tak bernyawa. Mengetahui hal ini langsung melakukan olah TKP dan menurunkan jasad korban.
‘’Awalnya kami mendapat laporan dari warga dan selanjutnya kami tindak lanjuti dengan datang kelokasi,’’ kata Kapolsek Babadan AKP Nyoto saat dilokasi (21/4).
Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidupnya karena memang menderita penyakit gangguan jiwa sejak masih muda. Apalagi korban sudah sering diketahui hendak melakukan cara serupa namun berhasil digagalkan oleh keluarga maupun warga sekitar.
‘’Untuk mengetahui penyebab pasti, Polsek dan Polres Ponorogo masih akan melakukan penyelidikan dahulu, diharapkan dalam waktu dekat akan diketahui penyebab dan alasan kematian korban,’’ jelas Kapolsek Babadan.
Warga juga dihimbau agar lebih meningkatkan keimanan kepada Tuhan sehingga bisa mengendalikan diri dan tidak mengambil jalan pintas.
( hms sek babadan res po )
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



