PONOROGO. AIPTU DJARWO TERUS BERDAKWAH DEMI MEMBANGUN CITRA POLISI
PONOROGO – Harus diakui hingga saat ini citra Polisi di mata masyarakat memang kurang baik. Hal ini diakibatkan ulah oknum Polisi yang kerap menyakiti hati rakyat. Untuk membangun kembali citra Polisi, berbagai cara terus dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan media dakwah. Seperti yang dilakukan H. Djarwo angggota Polisi yang kini menjadi Kanit Binpolmas Satbinmas Polresta Ponorogo.
Selain humanis dan cukup dikenal di masyarakat anggota Polisi berpangkat Aiptu ini memiliki kompetensi di bidang dakwah. Tak heraran jika tugas kesehariannya yang paling penting adalah membina masyarakat dengan berdakwah melaui penyuluhan di bidang keagamaan.
‘’Tugas ini akan sangat efektif sebagai upaya tindakan preventif dan pre-entiv anggota masyarakat. Setidaknya dapat menghilangkan rencana niat seseorang untuk melakukan tindakan kejahatan,’’ kata Djarwo.
Dengan berdakwah, lanjut Djarwo, citra polisi kearah yang lebih baik akan terbangun, sehingga akan timbul simpati di masyarakat. ‘’Jika rasa simpatik di masyarakat sudah terbangun, maka dengan sendirinya akan baik pula dukungan mereka kepada Polisi, sehingga hal tersebut akan mempermudah tugas-tugas kepolisian,’’ Tambahnya.
Bagi Aiptu H Djarwo tugas dakwahnya tidak hanya terfokus di wilayah binaannya saja, namun kegiatan dakwahnya terus berjalan ke sekolah sekolah tidaknhanya wilayah Ponorogo tetapi hingga ke luar kota Ponorogo.
Memang kegiatan dakwah anggota Polisi yang satu ini nyaris tak berhenti. Untuk mengisi acara seperti acara PHBI (Peringatan hari besar islam). Acara Aqiqoh walimatul ursy, pengajian rutin di berbagai tempat. Seperti Madiun, Magetan, dan pacitan hingga wilayah jawa tengah diakuinya, hal ini karena dirinya mendapat dukungan penuh dari atasannya bahkan jadwal dakwahnya tercatat sangat padat
Diakhir perbincangannya dengan H. Djarwo berpesan kepada warga masyarakat Ponorogo, umumnya masyarakat Jawa Timur agar lebih waspada dalam menerima faham yang berkembang saat ini. ‘’Terlebih yang mengajak untuk berbuat anarkhis, dan berbuat intoleransi terhadap faham-faham radikal dan berita berita Hoax. Sebab hal itu akan merugikan diri kita sendiri dan akan memecah belah umat, khususnya Negara kesatuan republic Indonesia,’’ harapnya.
( hns res po )
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



