PONOROGO. BIKIN RESAH WARGA, EMPAT ANAK PUNK DINASEHATI KAPOLRES
PONOROGO – Empat anak punk, masing masing Anisa Setyo Putri (15), Devi Oktavian Putri (15), Ricko Reonaldo (16) dan Steven Candra (20) ini terpaksa berususan dengan petugas Sat Sabhara Polres Ponorogo. Empat anak punk ini sebelumnya ditangkap Polisi karena melanggar lalulintas karena tidak membawa surat kelengkapan hingga akhirnya diarahkan ke Sat Sabhara Polres Ponorogo.
Tak hanya disuruh menghafal Pancasila, empat anak punk yang semuanya warga Ponorogo ini juga dihukum untuk hormat bendera sembari mengenang jasa pahlawan yang gugur dimedan perang demi merebut kemerdekaan.
Sementara Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant yang melihat adanya empat anak punk ini langsung datang dan menasehati mereka. Kapolres meminta mereka untuk merubah penampilan dan tingkah laku. Sebab keberadaan mereka membuat warga resah, apalagi seluruh badan hingga wajah dipenuhi dengan tato permanen.
‘’Mereka itu usianya masih belia, sayang kalau masa depannya hilang gara gara penampilan dan tingkah laku mereka sendiri. Apalagi mereka juga masih memiliki orang tua,’’ kata Kapolres.
Usai diberi efek jera dan diberi nasehat oleh Kapolres, keempat anak punk ini langsung dikirim ke kantor dinas Sosial milik Pemkab Ponorogo untuk diberikan pengarahan.
( hms.res.po )
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



