Dimediasi Polisi, Tukang Ojek Stasiun Kediri dan Angkutan Online Damai
Polresta Kediri - Pengendara angkutan penumpang online berseteru dengan paguyuban Tukang Ojek Stasiun Besar Kediri. Pertikaian dipicu oleh aktivitas pengambilan penumpang.
Pengemudi mobil angkutan online mengambil penumpang dari kawasan Stasiun Besar Kediri. Padahal, sudah ada kesepakatan bahwa angkutan online tidak akan mengambil penumpang di kawasan itu, karena menjadi bagian tukang becak dan tukang ojek konvensional.
Pihak kepolisian kemudian memediasi kedua belah pihak. Mediasi melibatkan, BKTM Balowerti, Polsek Kota Polresta Kediri, Aipda M. Chamson Syafii bersama padal pos pan Ipda Cham Sunarko, Senin tgl 18 Juni 2018 pukul 08.15 wib.
Pertemuan berlangsung pos pam Ops. Ketupat Semeru 2018 Jl. Dhoho Kota Kediri. Selanjutnya petugas laksanakan mediasi dan dicapai kesepakatan bahwa pengemudi angkutan online minta maaf kepada pihak ojek stasiun dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.
"Pihak ojek stasiun juga bersedia memaafkan. Kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar," kata Kasie Humas Polsek Kota, Polresta Kediri, Aiptu Tjatur Satrio Utomo. (res/an).
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



