Rutan Baru Polresta Kediri Akan Selesai 180 Hari, Fasilitasnya Lengkap
Polresta Kediri - Peletakan batu pertama pembangunan rutan Polresta Kediri dilakukan oleh Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H. Pembangunan rumah tahanan ini menggantikan bangunan lama yang sudah tidak layak huni.
"Agar bisa profesional kita harus didukung sarana dan prasarana. Selama ini Rutan Polresta Kediri kurang layak sehingga kita perlu membangun rutan yang baru sekaligus sebagai tempat penyimpanan barang bukti sedangkan untuk kapasitas sebanyak 76 tahanan," urai AKBP Anthon.
Selain dihadiri Kapolresta Kediri dalam peletakan batu pertama ini juga dihadiri PJU dan Kapolsek Jajaran Polresta Kediri, Kepala PUPR Kota Kediri Ketua PCNU Kota Kediri KH. Abu Bakar Abdul Jalil / Gus Ab dan Direktur PT. Sinar Pembangunan Jaya
Kegiatan diawali dengan pembukaan dilanjutkan doa dan sambutan Ketua PCNU dilanjutkan sambutan Kapolresta Kediri. Peletakan batu pertama oleh Kapolresta Kediri dilanjutkan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada Kepala Dinas PUPR Kota Kediri dan Direktur PT Sinar Pembangunan Jaya.
Rencanannya pembangunan rutan akan dilaksanakan selama 180 hari mulai tangga 4 Juni – 30 November 2018. Pembangunan rutan ini merupakan dana hibah bangunan tahun 2018 senilai 2,7 M dari Pemkot Kediri.
Pembangunan rutan ini rencanannya akan banyak memiliki fasilitas. Antara lain lantai bawah ada 3 ruang tahanan yakni tahanan Provos, tahanan wanita dan tahanan anak. Selain itu juga dilengkapi gudang barang bukti ruang Sat Tahti, ruang besuk, penjagaan dan ruang tunggu.
Sedangkan lantai atas terdiri dari 5 ruang tahanan , ruang jemuran , ruang penjagaan . Ruang tahanan ini juga dilengkapi dengan 22 unit CCTV dengan rincian lantai bawah 10 Unit CCTV Indor, 2 unit CCTV outdor. Lantai atas 10 Unit CCTV i ndor
“Jumlah ruang tahanan ada 8 total kapasitas tahanan 80 orang yakni wanita 10 orang , Provos 10 orang , anak 10 orang , pria 50 orang. Setiap ruang tahanan dilengkapi dengan MCK,” tambahnya. (res|aro)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



