Bikin Resah Tujuh Anak Punk Diamankan Polisi
PONOROGO – Kerap bikin resah karena penampilan yang slengekan dan mengeluarkan bau tak sedap, anggota Sabhara Polres Ponorogo menangkap tujuh anak punk (2/7). Mirisnya, empat di antaranya masih dibawah umur. Mereka ditangkap di Jalan Gatotkaca, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Ponorogo.
Mereka adalah Erik Setiawan Febrianto (18), Lukman (20), Steven Chandra (19), RB (16), RRP (17), ATD (14) dan ASP (16). Mereka ada yang asli Ponorogo ada pula dari Madiun.
Sesampai di Mapolres Ponorogo, ketujuh anak punk tersebut langsung dicukur rambutnya oleh Polisi lantaran rambut mereka yang gimbal dan kusam karena jarang mandi.
‘’Tak hanya merapikan rambut, ketujuh anak punk juga kami kasih shampoo dan sabun mandi. Mereka harus mandi hingga bersih agar badan mereka tidak menimbulkan bau tak sedap,’’ kata Kasat Sabhara, Polres Ponorogo, AKP Hariyanto.
Sementara untuk memberikan efek jera dan sadar akan jasa para pahlawan, anak punk juga dihukum hormat kepada bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. “Saya suruh bernyanyi juga. Karena untuk menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan negara,” terangnya.
Setelah menjalani hukuman, ketujuh anak punk digiring ke Dinsos Ponorogo. ( Hms. Res. Po )
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



