• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Urgensi Landasan Konstitusional Pemberantasan..

Urgensi Landasan Konstitusional Pemberantasan Terorisme

17 July 2018 (11:28) Regional

img

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan pascapengeboman tiga gereja Surabaya, pelaku Dita Oeprianto dan keluarganya pernah bergabung Islamic State of Irak and Syria (ISIS), sebuah organisasi radikal yang hendak mendirikan negara Islam di Irak dan Syiria dengan cara-cara teror dan kekerasan. 

Dita Oeprianto merupakan orang pertama organisasi Jamaah Ansharut Daulah (JAD) atau Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Surabaya.

Negara perlu memperhatikan pernyataan Kapolri dengan segera menyiapkan regulasi untuk mencegah warga negara Indonesia (WNI) terlibat dalam ormas radikal luar negeri. 

Bahkan berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, cukup banyak WNI pulang dari Suriah untuk berjihad. Jumlahnya 1.100. Sekitar 500 WNI masih di Suriah. Setengah lainnya, dideportasi ke Indonesia.

Aspek hukum menjadi sangat urgen untuk melawan meluasnya gerakan ISIS dan organisasi yang berafiliasi ISIS seperti serangan bom di Surabaya kemarin dilakukan kelompok JAD dan JAT. 

Mereka pendukung utama ISIS Indonesia. Maka, pemerintah dan DPR perlu segera mengesahkan RUU Antiterorisme yang telah diusulkan sejak tahun 2016 untuk menggantikan UU No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. 

Respons hukum ini untuk mengatasi secara efektif dan efisiensi jumlah migrasi WNI ke negara lain untuk bergabung dalam satu gerakan teror seperti ISIS.

Kini, gerakan terorisme tak hanya bersifat sporadis, namun telah mengarah pada keinginan untuk mendirikan sebuah negara. Warganya bersifat global dari berbagai negara dengan mengatasnamakan agama dan ideologi tertentu. 

Pemerintah perlu tegas atas kelemahan dalam mengatasi jumlah migrasi WNI ke luar negeri untuk bergabung pada gerakan teror internasional. Itulah sebabnya, kehadiran UU Terorisme baru menjadi perhatian serius. 

Pantauan terhadap negara-negara tujuan WNI tergabung dalam gerakan terorisme global ditingkatkan. Sementara itu, Kemendagri perlu kian memperkuat data kependudukan untuk memantau gerakan mereka.

#IndonesiaDamai

#LawanTeroris


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

69rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :