Mbah Jasikem Mranggi Keris yang Masih Pegang Adat Istiadat
Polresta Kediri – Bhabinkamtibmas Desa Puhrubuh Bripka Eko Nur melaksanakan sambang desa dan berdialogis dengan Mbah Jasiken sesepuh di Dusun Petuk RT.2 RW.04 Desa Puhrubuh. Kegiatan sambang melihat kegiatan Mbah Jasiem di bulan Muharam (suro) banyak warga yang meminta tolong untuk mencuci/membersihkan keris pusaka.
Karena proses pembersihannya berpuasa mutih selama 3 hari 3 malam sebelum pelaksanaan ritual, maka dihimbau Mbah Jasikem menjaga kesehatannya karena usianya yang sudah sepuh.
Apalagi kalau tidak melaksanakan puasa mutih hars ditukar dengan ”ngebleng” yaitu pusasa tidak makan minum waktunya satu hari satu malam sebelum ritual.
“Mbah Jasikem adalah sebagai mranggi yang masih melestarikan ajaran leluhur yakni melakukan ritual sebelum proses pembersihan. Hal-hal semacam ini harus tetap lestari, apalagi Keris telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya yang Adiluhung,” kata Aiptu Dedi S, Kasi Humas Polsek Semen Polresta Kediri. (res|aro)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



