Tingkatkan Kamtibmas Kondusif Sat Polair Polres Jembrana Lakukan Patroli Pesisir Gilimanuk
Bhayangkaranews, Polda Bali-Polres Jembrana-Sat Polair.
Untuk mengantisipasi kerawanan dan kriminalitas wilayah Pesisir Perairan Gilimanuk dan sekitarnya, Bripka Budi AP bersama Brigadir Kdk.Sudarta melaksanakan patroli dialogis di seputaran Pesisir Pantai Gilimanuk serta melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang sedang mancing ikan di pesisir pantai, dalam patroli menyempatkan dialogis dengan Gumun asal Gilimanuk. Bripka Budi AP. menyampaikan pesan- pesan kamtibmas untuk ikut menjaga keamanan di areal pesisir Pantai Gilimanuk demi terciptanya situasi yang kondusif, di samping itu pula dihimbau bila mau mancing agar selalu memperhatikan cuaca dan jangan terlalu ketengah karena situasi tidak bersahabat keselamatan yang utama jangan sampai terlena.
Pada kesempatan Bripka Budi AP bersama 1(satu) anggota Brigadir Kdk. Sudarta juga berpesan agar segera melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat apabila menemukan hal hal yg mencurigakan baik di pesisir maupun di tengah laut atau di lingkungan tempat tinggalnya, dan juga ikut berperan aktif
menjagakeamanan dan ketertiban, tidak minum minuman keras/alkohol dan di ingatkan pula untuk tidak memakai/ mengedarkan narkoba, juga tidak terpengaruh dengan paham Radikalisme yang sedang berkembang saat ini. Minggu, (16/09) pukul 09.00 wita.
" Tingkatkan kewaspadaan, laksanakan patroli rutin wilayah pesisir guna mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas serta berikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat untuk bersama menjaga kamtibmas tetap kondusif, " Tutur Iptu H. Eddy selaku Kasat Polair Polair Polres Jembrana.
Ditambahkan oleh Kasat Polair Polres Jembrana bahwa peran Polisi Perairan untuk menjaga wilayah pesisir dan wilayah perairan Jembrana terus ditingkatkan, guna mencegah masuknya orang atau barang yang berbahaya dan patut dicurigai dapat mengganggu keamaan dan ketertiban khususnya Kabupaten Jembrana dan Bali Pada umumnya terlebih jelang Pilpres 2019 situasi kamtibmas harus tetap aman dan kondusif.
Lebih jauh dikatakan oleh Iptu H. Eddy Waluyo, S.H. banyaknya pelabuhan-pelabuhan tradisional sebagai jalur tikus yang memungkinkan dipergunakan oleh pelaku kejahatan untuk masuk ke wilayah Jembrana yang dapat terganggunya keamanan dan ketentraman dalam masyarakat yang selama ini situasi kondusif. (Edw).
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



