• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Sakit Jantung Kambuh, Modin ini Tewas Saat Be..

Sakit Jantung Kambuh, Modin ini Tewas Saat Berangkat Ziarah ke Makam Eyang Pragola Pati

Umam 04 October 2018 (09:45) Regional

img

Polresta Kediri - Seorang pengunjung makam sesepuh Eyang Pragola Pati yang berada di lereng Gunung Wilis mati secara mendadak. Korban sempat mengeluhkan sakit sesak nafas saat berjalan menuju ke makam bersama temannya.

 

Peziarah malang ini bernama Sudarwanto (60) berasal dari Dusun Ganggang Malang, Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Kasus kematian korban secara mendadak ini dalam penanganan aparat kepolisian Polsek Banyakan.

 

Peristiwa ini berlangsung, pada Kamis (4/10/2018) sekitar puku 10.00 WIB. Lokasi kematian korban berada di sebuah ladang tengah jalan setapak di Bukit Pandu Pragolopati, Dusun Parang, Desa Parang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

 

Awalnya, korban bersama dengan temannya, Suparman (57) seorang perangkat desa di Desa Sumengko berniat ziarah ke Makam Eyang Pragolapati. Mereka berangkat dari Nganjuk naik sepeda motor berboncengan.

 

Sesampainya di area parkir, mereka berhenti untuk menitipkan kendaraanya. Keduanya lantas berjalan kaki menuju makam sang sesepuh. Jalan menuju ke makam tersebut memang menanjak. Tiba-tiba korban berhenti.

 

Dia memberitahu temannya bahwa merasakan sesak nafas. Korban lantas berhenti dibawah pohon untuk beristirahat. Tidak lama berselang, korban lemas. Sehingga, teman merasa ketakutan. Suparman yang sehari hari sebagai modin itu kemudian berteriak meminta pertolongan.

 

Teriakan Suparman terdengar oleh beberapa orang warga yang berada di sebuah warung di area parkir yang berada di bawah gunung. Warga kemudian berdatangan menuju ke lokasi korban beristirahat. Tetapi saat diperiksa, ternyata korban sudah meninggal dunia.

 

Warga sekitar kemudian menghubungi perangkat desa setempat. Selanjutnya, informasi itu dilaporkan ke Polsek Banyakan. Akhirnya petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas setempat datang untuk mengevakuasi jenazah korban. Dalam pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

 

“Kesimpulan yang didapat dari olah TKP, investagasi saksi dan visum et repertum dari Puskesmas Banyakan, bahwa tidak ditemukan bekas bekas kekerasan pada korban. Saksi dari keluarga korban menyatakan bahwa korban punya riwayat penyakit jantung dan sering keluar masuk rumah sakit,” kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi.

 

Seusai dilakukan visum, petugas memintai keterangan keluarga korban. Pihak keluarga menerima kematian korban dan meminta agar tidak dilakukan outopsi. Mereka juga tidak menuntut kematian korban. Akhirnya jenazah dibawa ke rumah duka, setelah keluarga membuat surat pernyataan. (res|an)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

47jt

Total Kunjungan

47rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :