• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Ratusan Ojek Online Unjuk Rasa , Karena Meras..

Ratusan Ojek Online Unjuk Rasa , Karena Merasa Direndahkan

Umam 24 November 2018 (04:32) Regional

img

Polresta Kediri - Pernyataan yang dilayangkan calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto, Rabu (21/11/2018) tentang sumber daya manusia (SDM) Indonesia kurang dapat bersaing dengan negara lainnya, khususnya profesi tukang ojek online,  memicu ojek online di Kota Kediri.

 

 

Sedikitnya 100 pengemudi ojek online  mereaksi  pidato Capres Prabowo yang disampaikan pada pidatonya saat menghadiri acara Indonesia Economic Forum di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (21/11/2018)

 

 

Unjuk rasa dilaksanakan oleh Comunitas GoJek On Line Kediri Raya di Bundaran Sekartaji Kota Kediri dan kantor Bawaslu Kota Kediri, pada hari Sabtu  24 Nopember 2018, mulai pukul  09.00 -  10.30 WIB.

 

 

“Aksi digelar mulai pukul  09.00 WIB,  massa GoJek Online Kediri Raya berkumpul di Bundaran Sekartaji Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Jumlah massa sekitar 100 orang dengan menggunakan kendaraan roda dua kurang lebih 100 Unit. Kegiatan ini dalam pengawalan dan pengamanan dari Sat Sabhara dan Sat Lantas Polresta Kediri,” kata AKP Kamsudi, Kasubag Humas Polresta Kediri.

 

Aksi dilakukan dengan membawa alat peraga  yang dibawa berupa poster yang bertuliskan “Ojek Online Mengurangi Pengangguran” – “Kami Mencari Uang Halal” – “Jangan Hina Kami” – “Kami Ojek Online Tidak Mencuri Uang Rakyat” –“Tukang Ojek Online Pekerja Mulia” – “Apa Salah kami sebagai Tukang Ojek” – “Kami Kecewa” – “Kami Menuntut Agar Saudara Prabowo Minta Maaf” dan “Dengan Profesi kami Jadi Tukang Ojek, Jangan Hina Kami”

Muslih, korlap aksi menyampaikan aksi ini menyikapi pernyataan Prabowo Subianto yang menyudutkan profesi tukang ojek online.

 

“Kami meminta untuk Prabowo meminta maaf  melalui semua media cetak maupun elektronik. Kami dari GoJek Online tidak ikut dalam ranah politik murni. Kami tersinggung karena pernyataan Prabowo yang merendahkan profesi GoJek Online,” kata Muslih dalam orasinnya.

 

Pukul  09.40 WIB, massa GoJek Online Kediri Raya meninggalkan Bundaran Sekartaji Kota Kediri menuju Kantor Bawaslu Kota Kediri di Jl. J.A. Suprapto No. 32 Kediri. Di kantor Bawaslu kembali dilakukan orasi yang disampaikan Muslih.

 

“Karena hari Sabtu Bawaslu Kota kediri Libur, selanjutnya selesai Orasi masa GoJek Online langsung kembali ke Bundaran Sekartaji Kota Kediri dan membubarkan diri,” pungkas AKP Kamsudi. (res|aro)

 

Tribratanews Polresta Kediri - Pernyataan yang dilayangkan calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto, Rabu (21/11/2018) tentang sumber daya manusia (SDM) Indonesia kurang dapat bersaing dengan negara lainnya, khususnya profesi tukang ojek online,  memicu ojek online di Kota Kediri.

 

 

Sedikitnya 100 pengemudi ojek online  mereaksi  pidato Capres Prabowo yang disampaikan pada pidatonya saat menghadiri acara Indonesia Economic Forum di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (21/11/2018)

 

 

Unjuk rasa dilaksanakan oleh Comunitas GoJek On Line Kediri Raya di Bundaran Sekartaji Kota Kediri dan kantor Bawaslu Kota Kediri, pada hari Sabtu  24 Nopember 2018, mulai pukul  09.00 -  10.30 WIB.

 

 

“Aksi digelar mulai pukul  09.00 WIB,  massa GoJek Online Kediri Raya berkumpul di Bundaran Sekartaji Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Jumlah massa sekitar 100 orang dengan menggunakan kendaraan roda dua kurang lebih 100 Unit. Kegiatan ini dalam pengawalan dan pengamanan dari Sat Sabhara dan Sat Lantas Polresta Kediri,” kata AKP Kamsudi, Kasubag Humas Polresta Kediri.

 

Aksi dilakukan dengan membawa alat peraga  yang dibawa berupa poster yang bertuliskan “Ojek Online Mengurangi Pengangguran” – “Kami Mencari Uang Halal” – “Jangan Hina Kami” – “Kami Ojek Online Tidak Mencuri Uang Rakyat” –“Tukang Ojek Online Pekerja Mulia” – “Apa Salah kami sebagai Tukang Ojek” – “Kami Kecewa” – “Kami Menuntut Agar Saudara Prabowo Minta Maaf” dan “Dengan Profesi kami Jadi Tukang Ojek, Jangan Hina Kami”

Muslih, korlap aksi menyampaikan aksi ini menyikapi pernyataan Prabowo Subianto yang menyudutkan profesi tukang ojek online.

 

“Kami meminta untuk Prabowo meminta maaf  melalui semua media cetak maupun elektronik. Kami dari GoJek Online tidak ikut dalam ranah politik murni. Kami tersinggung karena pernyataan Prabowo yang merendahkan profesi GoJek Online,” kata Muslih dalam orasinnya.

 

Pukul  09.40 WIB, massa GoJek Online Kediri Raya meninggalkan Bundaran Sekartaji Kota Kediri menuju Kantor Bawaslu Kota Kediri di Jl. J.A. Suprapto No. 32 Kediri. Di kantor Bawaslu kembali dilakukan orasi yang disampaikan Muslih.

 

“Karena hari Sabtu Bawaslu Kota kediri Libur, selanjutnya selesai Orasi masa GoJek Online langsung kembali ke Bundaran Sekartaji Kota Kediri dan membubarkan diri,” pungkas AKP Kamsudi. (res|aro)

 

 


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

50rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :