• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Babinkamtibmas Takal Kedinding Mediasi Kasus ..

Babinkamtibmas Takal Kedinding Mediasi Kasus Penipuan & Pencemaran Nama Baik

30 April 2019 (03:00) Regional

img

Bhayangkaranews.com- Mediasi dilakukan Aiptu Lagiman, Babinkamtibmas Tanah Kali (Takal) Kedinding, Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak terhadap kasus penipuan dan pencemaran nama baik yang dilakukan Vinza, warga Jalan Tambak Wedi Baru gang 18C.

Dalam mediasi yang dilakukan Senin malam, 29 April 2019 di Polsek Kenjeran, semua yang terlibat dihadirkan.

Mereka adalah Vinza si pelaku yang didampingi suami, Maulidatul Hasanah selaku korban penipuan yang beralamat di Tenggumung Wetan, serta Gus Nico korban pencemaran nama baik yang seorang putra Kyai Asrori.

Awalnya, Vinza mendengar keluhan dari Maulidatul Hasanah yang mengaku orangtuanya sering sakit-sakitan.

Saat itu Vinza menjanjikan dapat membantu memintakan doa kepada Gus Nico, putra Kyai Asrori pemilik pesantren Al Fihtrah.

Vinza meminta syarat agar perhiasan seperti gelang, kalung dan cincin diserahkan sebagai imbalan untuk Gus Nico.

Permintaan ini dituruti oleh Maulidatul Hasanah yang ingin orangtuanya segera sembuh dari berbagai penyakit yang diderita.

Setelah beberapa hari kemudian, Maulidatul Hasanah menerima SMS yang mengatasnamakan Gus Nico. Dimana dalam SMS tersebut, Gus Nico meminta supaya Maulidatul Hasanah dan orangtuanya sering-sering membaca shalawat dan doa.

Kemudian muncul lagi SMS baru dari nomor yang sama, yang meminta agar disiapkan uang sebesar Rp 39 juta.

Meski tidak memiliki simpanan sebesar itu, namun Maulidatul Hasanah berupaya mencarikannya kesana kemari. Dan setelah terkumpul, dia meminta tolong kepada Vinza untuk menyerahkan uang tersebut kepada Gus Nico.

Namun, setelah beberapa waktu, sakit orangtuanya tetap tak kunjung sembuh. Hal ini kemudian memaksa Maulidatul Hasanah untuk mendatangi Pesantren Al Fithrah guna menemui Gus Nico.

Tapi, karena saat itu Gus Nico tidak ada di tempat, akhirnya Maulidatul Hasanah hanya ditemui pengurus pesantren, yang selanjutnya menghubungkan via telepon dengan korban.

Dari telepon itu akhirnya terungkap bahwa Gus Nico tidak pernah mengirim SMS apapun, apalagi meminta uang dan perhiasan kepada Maulidatul Hasanah.

Kasus ini selanjutnya dilaporkan Maulidatul Hasanah ke Aiptu Lagiman. Begitu pula Gus Nico yang merasa nama baiknya dicemarkan, ikut melapor didampingi pengurus dan kepala Satgas pesantren.

Oleh Aiptu Lagiman, kasus tersebut kemudian dimediasi, dengan mendatangkan Vinza bersama suaminya.

Selanjutnya dari mediasi ini disepakati, bahwa Vinza siap mengembalikan uang dan perhiasan milik Maulidatul Hasanah, serta meminta maaf kepada Gus Nico. Dia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Vinza memastikan bahwa uang dan perhiasan paling lambat akan dikembalikan setelah dua minggu sejak dilakukannya mediasi ini dan jika tidak dia siap diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menurut Kaposek Kenjeran, Kompol H Sucipto, pihaknya selalu berupaya mendahulukan cara kekeluargaan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masuk delik aduan.

“Kami ambil langkah kekeluargaan dulu. Baru kalau memang tidak bisa, ditempuh jalur hukum. Tujuan kami agar hubungan antar masyarakat tetap dapat terjalin baik,” ujarnya. (hum)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

47jt

Total Kunjungan

30rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :