• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Pelayanan Pustu Sukakerta, Dikeluhkan Warga..

Pelayanan Pustu Sukakerta, Dikeluhkan Warga

rudiono 01 August 2019 (11:34) Regional

img

BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Warga masyarakat Sukakerta, keluhkan pelayanan Mantri Puskesmas Pembantu (Pustu) di lingkungan Desa sukakerta, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.

Sebut saja Sunarya, dirinya mengatakan. Mantri yang bertugas di Pustu Sukakerta, membebankan kepada warga atau pasien yang datang berobat dengan nominal berpariasi. Ada yang membayar Rp 30 ribu, bahkan ada juga yang sampai membayar 60 rupiah tergantung obat yang di ingingkan dan penyakit yang diderita warga.

“Setiap saya, berobat kesana (Pustu Sukakerta) pasti mengeluarkan uang, padahal saya, punya kartu bpjs kesehatan bantuan pemerintah kabupaten tasikmalaya,” ungkap Sunarya, kepada bhayangkaranews.com, Senin (29/07) pukul 12:30 WIB. 

Sunarya, berharap. "Pustu Sukakerta, seperti Puskesmas Pembantu lainnya yang melayani pasien bpjs kesehatan jika ingin berobat. Percuma jika masyarakat memiliki Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS) jika tidak berlaku di Pustu Sukakerta," ungkapnya dengan nada sedikit mengeluh. 

Ketika dikonfirmasi oleh wartawan bhayangkaranews, perihal pungutan di Pustu Sukakerta, terhadap pasien, Kepala Puskemas Jatiwaras, Iwan Erawan, menegaskan. "Apa yang dilakukan Kepala Puskesmas Pembantu Sukakerta, itu tidak di benarkan," tegas Iwan. 

Masih menurut Iwan. "Selama warga mempunyai kartu BPJS Kesehatan. Warga, harus diberikan pelayanan yang terbaik dan digratiskan. Sedangkan proses persalinan saja itu tidak bisa dipunguti kepada warga selama mereka memiliki BPJS,” tutupnya. (Rudiono)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

47jt

Total Kunjungan

37rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :