Ini Rangkaian Apel Hari Santri di Ponpes Lirboyo Kediri
Tribratanews Polresta Kediri - Apel dalam rangka Hari Santri ke 4 Tahun 2019 dengan tema "Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia" yang diselengarakan oleh PCNU Kota Kediri .
Kegiatan berlangsung, Senin tanggal 22 Oktober 2019 mulai Pkl. 07.00 wib s/d 08.30 wib bertempat dilapangan barat Aula Muktamar Ponpes Lirboyo Kec. Mojoroto Kota Kediri.
=
Adapun yang hadir dalam kegiatan Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, Walikota Kediri Diwakili Kabag Kesra ( Ardi Handoko).
Danbrigif 16 Wira Yudha Diwakili Dandenma Brigif 16 Wy ( Mayor. Inf Endik), Dandim 0809 Kediri Diwakili Kasdim (Mayor Czi Palwo Edi.
Kapolsek Kota ( Kompol Suyitno, S. H), Kapolsek Mojoroto ( Kompol Sartana, S.H), Kapolsek Pesantren ( Kompol Paidi Sardiato, S.H)
Kasat Binmas ( AKP Kusumardi, S.H), Kasubag Humas Polresta Kediri ( AKP Kamsudi), Dansuf Denpom kediri ( Kapten Cpm. Mustofa).
Ketua PCNU Kota Kediri (KH. Abu bakar Abdul Jalil / Gus Ab), Kajari Kota kediri diwakili ( M. Alik), Rois Syuriah PCNU Kota Kediri ( KH Abdul Hamid Abdul Qodir )
Ketua Pagar Nusa Cab. Kota Kediri ( Yusuf Khozein / Gus Yusuf), Perwira Dan Anggota Polresta Kediri, Para Pengurus PCNU Kota Kediri, Pengurus Lembaga dan badan otonom NU se Kota Kediri
Pengurus Ranting NU sekota Kediri, Para pengasuh santri Ponpes Lirboyo, SMK PGRI Kediri, Para santri Ponpes Lirboyo Kota Kediri dan tamu undangan Kurleb 2000 orang.
Tim Drum band (santri Ponpes Ar Risalah Lirboyo), Personil Polresta Kediri, GP Anshor Kota Kediri, Anggota Banser Kota Kediri, Pagar Nusa Cab. Kediri, Para santri ponpes Lirboyo dan SMK PGRI Kediri
Persiapan Pasukan, Komandan Apel memasuki lapangan, Pembina apel memasuki lapangan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, Penghormatan peserta apel, Laporan komandan apel.
Mengheningkan Cipta, Pembacaan teks Pancasila, Pembacaan teks Pbukaan UUD 45, Peacaan Ikrar Santri Indonesia. Amanat pembina apel Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana.
"Saya mengucapkan rasa bangga, syukur atas selamat Hari Santri 22 Oktober 2019.Saya Yakin seluruh ulama pasti bangga. Kita mampu meneruskan apa yang diinginkan oleh Beliau. Kita mampu untuk menjaga NKRI. Saya akan membacakan Amanat Menteri Agama.
Presiden telah menetapkan hari Santri, yang meneruskan Fatwa Ulama Resolusi Jihad NU. Santri diakui seluruh warga dunia. Sebagai Perdamaian Dunia Santri penting bagi masyarakat secara kultural. Santri berkontribusi menjaga perdamaian dunia. Harmoni beragama dan berbangsa.
Sampai hari ini komitmen santri menjaga perdamaian dunia tetap terjaga.Teladan transfer ilmu dari Kyai berjalan di Pesantren.Para Santri diajarkan mengabdi merupakan ruh.Pendidikan dan kemandirian terhadap Santri. Gerakan Sastra kesenian berlaku pada seseorang.
Merawat Hasanah kearifan lokal. Kepentingan yang tidak bisa ditawarkan lagi bahwa pesantren ada pada masyarakat. Banyak pesantren melahirkan pikiran yang benar, Santri jauh dari Intoleran, pemberontak an dan terorisme.
Kita dapat bersyukur pada hari Santri untuk Pesantren. Dengan UU Pesantren dan Negara akan hadir memberikan kontribusi yang baik.Santri Indonesia untuk perdamaian dunia. Wassallamu'allaikum Wr Wb," katanya.
Amanat Ketua PCNU Kota Kediri ( KH. Abubakar Abdul Jalil /Gus AB) "Terimakasih terhadap semua pihak. Polresta Kediri, Pemerintah , Pesantren, Semua Cabang Ponpes Lirboyo Kediri , PGRI dan Tamu Undangan. Kesimpulan amanah pengurus besar NU.
Pertama dengan adanya penetapan Hari Santri ini kami Santri mendapatkan Pengakuan Negara , kita dapat membangun Bangsa dan Negara dengan Dakwah. Kita memakai metode yang diajarkan oleh Para Wali Songo dengan Dakwah Akhlakul Karimah. Pendidikan Pesantren tidak sama dengan lembaga lain. Didalam Pondok ada Uswatun Hasanah sebagai sauri tauladan. Ponpes punya ciri khas kita dibelajari untuk mandiri. Ruhul Jihad kita berjuang dimana kita tidak melihat apa imbalan kita, tapi kita berjuang untuk ahli Sunnah wal jamaah.
Hubul waton minal iman cinta tanah air sebagian dari iman. Tentu cinta tanah air bukan sesuatu yang dibuat buat. Kami menyampaikan selamat hari Santri , Santri cerdas intelektual , Santri generasi penerus bangsa Indonesia yang baik. Wassallamu'allaikum Wr Wb demikian amanah pengurus besar Nahdlatul ulama,Terimakasih.
Menyanyikan lagu Subhanul Wathon Dan Lagu Hari Santri, Pembacaan doa, Laporan komandan apel, penghormatan. Pembina apel meninggalkan lapangan, Dilanjutkan atraksi Drum Band Santri Al Risalah Dan pencak silat Pagar Nusa Cab Kediri
"Kegiatan selesai berjalan dengan aman dan lancar," kata Kasubag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi. (res/an).
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



